SELAMAT DATANG DI BISNIS CERDAS KAMI, BERSAMA KAMI ANI DWI LUTFIYAH SIAP MEMBANTU MEWUJUDKAN MIMPI ANDA! JANGAN TUNDA, TUNGGU APA LAGI GABUNG SEKARANG JUGA!!!

About Me


Dulu...


-          Kuper banget anak kampung yang pindah sekolah ke kota, kutu buku otak pas-pas’an yang berharap dapat nilai bagus di semua pelajaran untuk membahagiakan ortu,

-          Mau beli sesuatu mesti bandingin harga satu dengan harga yang lain,

-          Jarang kumpul dengan temen-temen nongkrong di tempat yang keren tapi duit pas-pasan, dan hidup jauh dari orang tua di desa,

-          Pingin punya mobil sendiri, tapi nggak mungkin, jadi hujan kehujanan kalo panas kepanasan, kemana-mana naik angkot dan nebeng temen,

http://www.spooksbooks.com/images/spooks_btn_readmore.png

Pintu Selalu Terbuka


Merry Riana
 
Sahabat, mau tak mau kita harus menerima kenyataan bahwa hidup tak selamanya membahagiakan. Roda akan terus berputar. Pada titik tertentu, kita bisa berada di puncak, tapi keesokannya bisa saja kita langsung berada di titik terbawah secara tiba-tiba tanpa diduga sebelumnya. Saat masalah terus datang dan bermunculan, kita bisa merasa putus asa dan bahkan depresi berat.

Tapi, ternyata ada satu pintu yang akan selalu terbuka setiap kali masalah datang.

Pintu itu adalah pintu untuk berkarya.

Baru saja kecelakaan atau sedang sakit dan hanya bisa berbaring di rumah sakit? Ambil kertas, pena, atau apapun, lalu buatlah sebuah karya. Bisa apa saja, tentang apapun.

Ketika baru dipecat dari pekerjaan atau mengalami kerugian besar saat menjalankan bisnis, luapkan energi negatif dan jadikan karya seni, bisa dalam bentuk lukisan atau bahkan sebuah lagu. Segala emosi negatif yang hadir ketika masalah datang bisa menjadi amunisi yang kuat untuk menciptakan sebuah karya.

Punya pengalaman traumatis yang terus menghantui hari-hari Anda? Tak perlu dipendam atau malah diratapi. Ambil pelajaran dari pengalaman itu, lalu buatlah karya yang bisa menginspirasi dan mengubah banyak orang.
Saat kita berani melangkah untuk membuka pintu untuk berkarya, kita bisa meluapkan semua emosi negatif dan perasaan sesak kita karena sebuah masalah yang kita hadapi. Sebuah karya yang dibuat dari hati, dari permasalahan pribadi, bisa saja akan menjadi sebuah maha karya yang akan menginspirasi lebih banyak orang.

Pintu untuk berkarya akan selalu terbuka.

Tinggal bagaimana kita membuat keputusan: berani melangkah untuk membukanya atau tetap berdiam diri meratapi masalah yang kita hadapi. Manakah yang Anda pilih?